Minggu, 06 November 2011

Fascinate #1: Mengetuk Pintu Surga

Post kali ini, gue mau nunjukkin satu karya teman gue, Galih Ismoyo Yantho.
Galih adalah teman sekelas gue di Psikologi Reguler 2008. Hobbynya menulis juga. Sama kayak gue. Tapi, gue jarang banget baca tulisannya Galih. Terus ya, cita-cita Galih itu jadi peternak ayam, masa'? Ya nggak apa-apa sih. Semoga ilmu Psikologi-nya bisa digunakan ya. XD
Jadi, hari Jumat (4/11) kemarin, gue meminta Galih untuk menulis puisi, dan gue bilang mau diposting di blog ini. Siapa tahu Galih terinspirasi untuk bikin blog juga. Ya nggak, Galih? :p
Galih-pun bersedia menulis sebuah puisi. Ini dia puisinyaaaaa....!!


Mengetuk Pintu Surga

Sebenarnya bukan kesenangan - kebahagiaan
Tapi lantunan proses di Samudera dunia yang diresapi tiap waktu
Kemudian terucap syukur
Perjumpaan - tertinggal
Mengukur perasaan dan pikiran. Autokritik.
Muncullah tujuan Hidup.
Apa itu?
Karena mati itu hanya awal dari kehidupan...
Artikan atau definisikan hidup ini dengan
pandangan yang kau tahu.

Doa diukir di rahim angin
melayang nusa, semoga ditangkap raga manusia.
Tak guna menangis, tak guna tertawa
Redalah - Reda...