Ini pertama kali diposting di Twitter. Daripada lama-lama ketindih sama tweet lain, jadinya gue copas ke blog. Enjoy!
apa aku harus memiliki alasan untuk setiap kata cinta yang terucap?aku tidak ingin memegangmu terlalu erat. takut itu akan menyesakmu. dan melukaimu.karena aku tidak berpikir keegoisanku akan membuatmu merasa nyaman.aku hanya di sini, membiarkan waktu berlalu tanpa aku yang berusaha mengejarmu.tapi aku ingin kau tahu, aku punya pelukan hangat. yang setiap saat bisa kau miliki ketika dunia terasa memusuhimu.aku tidak akan mengemis perhatianmu. memaksamu untuk menatapku.aku hanya ingin memberitahumu, bahwa aku juga dapat berbagi suka jika kau berkenan.aku tidak menyalahkan airmatamu yang selalu membasahi pundakku.aku akan meyakinkanmu, bahwa aku cukup kuat. Bahkan, saat kau tak menyadari, airmatamu itu berhasil menorehkan luka di hatiku.bukan karena kau menyakitiku. ntah sejak kapan duka kita menyatu.oleh karena itu, sungguh, aku tak menolak bahagiamu sekalipun itu bukan tentang aku.aku tidak menuntutmu memilih. Aku, pelipur lara? atau Dia, pemberi kebahagiaan? Aku menelan rasa sakit itu, tahu bahwa kau butuh keduanya.sungguh sempurnanya senyummu. sekalipun dengan kesempurnaan itu, aku rela tidak utuh. berapa banyak kepingan hati yang kuberikan untukmu?berharap dengan kepingan hatiku, kau bisa menyusun kehidupan utuh dengan aku menjadi bagiannya.aku tidak ingin kau membuangnya dalam masa lalumu. sekalipun tak bisa jadi bagian dalam hidupmu, aku tak ingin kau kembalikan kepingan itu.simpanlah kepingan hatiku, ntah di sudut berdebu hatimu. Tapi biarlah. Sekalipun kini kau tidak mengingatku, tapi aku menunggumu.aku menunggumu menyelami hatimu sendiri. menemukan aku dan mengingatku kembali. sekalipun dalam sosok lusuh.sosok lusuh yang paling tahu betapa mahalnya harga airmatamu. betapa bernilainya senyumanmu.kau tidak akan memungkirinya. aku tahu. akulah tempat ternyaman. ketika hatimu lelah dan ingin bersinggah dalam dekapku.siapa lagi yang bisa tersenyum di sela tangis? aku. Airmata itu kuresapi sendiri. Biar senyum itu menjadi bagianmu.aku tidak akan berbagi dukaku denganmu. Aku takut kau melukai diri sendiri. karena kaulah duka itu. duka yang kupertahankan.tapi cinta yang begitu besar kepadamu mengalahkan segalanya. maka kukatakan, tak butuh alasan untuk mencintaimu.cintalah detak jantungku, senyummu adalah pelangi. aku sanggup bertahan dalam badai tanpa pelangi.aku di sini. menatap kepingan hati yang kau bawa pergi. berharap itu cukup untukmu.aku tidak bisa mengejarmu, jika kau terlalu jauh untuk kugapai. bukannya aku tak ingin. memilikimu tidak pernah menjadi hakku.aku hanya berharap kau mau kembali menyapaku. jika lelah itu datang dan kau tak punya tempat bersandar.tapi jika kau tak ingin kembali, berbagi air mata denganku, cukupkah kepingan hatiku menjadi pelipur laramu?maafkan aku jika kepingan itu tidak lengkap. jika kuberikan semua kepadamu, dengan apa lagi aku harus mencintaimu?jangan khawatir, cinta ini tidak akan membebanimu. aku tidak ingin kau menganggap cintaku sebagai kewajibanmu.mungkin ia kelabu dan terkoyak. tapi bisakah kau lihat pelangi ketulusan di sana? aku bisa. karena aku mengenal keikhlasan.dan jika dengan cinta sebesar ini, kau masih menganggap aku tak layak untuk kau pertahankan, aku tidak mengemis padamu.aku hanya akan mencintaimu dalam diam. berharap ia yang menjadi pemberi kebahagiaanmu bisa menjadi pelipur laramu juga.ntah mengapa. mencintaimu tak pernah terasa pahit, sekalipun segala kenangan manis tak pernah kau izinkan untuk kucicipi.Selamat malam, Cinta. Biarkan siang yang telah menceriakanmu mengalah pada malam yang mendamaikanmu. Mimpimu selalu jadi nyata.PS: aku punya banyak cinta. tiap kali kau ingin mengecapnya melalui bibirku, aku tidak pernah kehabisan persediaan. Kapan kau kan merinduku?
pengalaman yg terdalam,,,:)
BalasHapus